Sabtu, 31 Desember 2016

Cara mengatasi keputihan secara tradisional

Cara mengatasi keputihan secara tradisional 
Setiap wanita pasti pernah mengalami masalah keputihan, kalau lagi mengalami seperti itu kita dibuat gak nyaman pada bagian daerah kewanitaan kita. Biasanya kebanyakan wanita mengalami keputihan tanda menstruasi. Gejala keputihan yang normal biasanya akibat jamur yang ada pada kulit bagian kewanitaan kita dengan keluarnya cairan berwarna putih susu menggumpal dan disertai rasa gatal di daerah tersebut. Kalau Gejala keputihan yang Abnormal itu biasanya keluar cairan keputihan berwarna kuning, keputihan berwarna kehijauan, keputihan berwarna coklat dan keputihan berbau busuk.
Kalau kita mengalami gejala keputihan sebaiknya harus diatasi sejak dini mungkin. Karena kalau tidak segera diatasi akan menimbulkan gejala yang semakin berbahaya bahkan bisa menimbulkan kanker serviks yang juga bisa mematikan.

Nah, untuk Cara mengatasi keputihan kita bisa memamfaatkan dari bahan-bahan alami yang ada disekitar kita, Bahannya sepeeti apa aja sih selengkapnya kita simak berikut ini.

Daun sirih

Mungkin sebagian orang Sudah banyak yang mengetahuinya tentang Daun sirih ini yang banyak akan manfaatnya,apalagi untuk pengobatan daerah intim wanita. Cara pengolahannya ada yang masih pakai tradisional dan ada juga yang sudah pakai teknologi canggih seperti sekarang. Daun sirih selain bisa mengatasi keputihan juga bisa menghilangkan bau dan membuat keset daerah kewanitaan.

Buah alpukat

Untuk buah yang satu ini alpukat dengan memiliki kandungan vitamin E selain bagus untuk kecantikan juga sangat bagus untuk kesehatan terutama untuk mengatasi daerah kewanitaan wanita. Banyak yang berhasil mengatasi keputihan denga  cara menggunakan buah alpukat sebagai pengobatan yang efektif.

Buah lemon

Buah lemon banyak juga khasiat dan manfaatnya, buah ini bisa mengobati sariawan, melangsingkan badan, mengobati jerawat dan mengatasi kulit berminyak. Selain itu ltu juga bisa mengatasi keputihan pada wanita,pertama kita sediakan 1 buah lemon dan bawang putih

Bawang putih

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang baik untuk kesehatan tubuh,dengan aroma bau yang khas bawang putih ternyata bisa digunakan sebagai pengobatan keputihan, caranya bawang putih bisa dicampurkan dengan jus alpukat atau lemon terus diminumkan. atau kalau yang gak suka dengan cara diatas kita bisa pakai cara yang kedua yaitu cukup kita ambil bawang putih lalu diletakkan pada diatas daerah kewanitaan, menggunakan pengobatan denga  cara-cara tersebut tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Air beras putih

Beras adalah sumber makanan pokok kita, dengan kandungan karbohidrat dan kandungan lainnya yang terdapat dalam beras, ternyata air dari cucian beras kita bisa manfaatkan untuk mengatasi keputihan. Caranya sangat mudah sekali kita cuci beras ambil airnya sebelum digunakan air cucian beras tersebut kita diamkan beberapa jam dulu, setelah itu air cucian beras yang sudah disimpan tadi kita rebus hingga matang. Minumlah rebusan air beras tadi secara rutin.
Dizaman era modern seperti ini jarang orang menggunakan pengobatan secara tradisional ini, banyakan pakai cara yang instan gak perlu repot. Tapi apa salahnya kalau kita mencoba dengan cara tradisional yang tanpa adanya efek berbahaya.

Biji rami

Mungkin sebagian dari kita belum mendengar atau belum mengetahui tentang biji rami ini, ternyata buah rami ini bisa juga sebagai cara untuk mengatasi keputihan. Tapi untuk mendapatkan buah rami ini terbilang susah karena biji tersebut terdapat ditempat tertentu. Biji rami banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh kalau kita mengkomsumsi dengan rutin. Masalah keputihan akan teratasi dengan cepat.

Bagaimana cara mengatasi keputihan dengan ramuan pengobatan secara tradisional seperti dijabarkan diatas sangat mudah bukan..!! Dengan bahan alami tanpa efek samping yang berbahaya jika menggunakan ramuan tersebut.
Sebagai wanita kita harus benar-benar memperhatikan kebersihan dan kesehatan tubuh kita terutama pada daerah kewanitaam perlu kita perhatikan untuk kebersihannya.


Menyusui Bisa Mengurangi Resiko serangan Diabetes pada Seorang Ibu

       

Wanita yang telah melahirkan tentu setiap menjadi seorang ibu menginginkan menyusui secara eksklusif untuk bayinya. Bersyukur kepada setiap ibu yang dapat memberikan asupan ASI untuk bayinya. Wanita yang Menyusui memang bisa membantu menghilangkan lemak yang terjebak di area sekitar perut setelah melahirkan. Tidak hanya itu saja wanita menyusui benar-benar bisa membuat seorang ibu jauh dari risiko serangan diabetes. Banyak juga manfaatnya ya...!!
Para peneliti menunjukkan bahwa penurunan persentase ibu menyusui di dunia barat adalah salah satu alasan mengapa banyak wanita menderita diabetes di usia pertengahan. Penelitian ini dilakukan pada 2.233 wanita berusia 40-78 tahun.

Dari salah satu peneliti Dr. Eleanor Schwarz dari University of Pittsburgh dan penulis utama studi tersebut mengungkapkan bahwa diet dan olahraga merupakan pengaruh yang kuat pada diabetes, tetapi kebanyakan hanya sedikit orang yang tau atau menyadari bahwa menyusui itu juga dapat mengurangi resiko serangan diabetes karena menyusui juga mampu mengurangi lemak-lemak yang ada pada perut.
Ibu yang menyusui semua anak-anak mereka secara eksklusif akan beresiko lebih kecil dari pada wanita yang tidak memiliki anak. Dalam penelitian sebelumnya juga menemukan fakta bahwa menyusui dapat melindungi ibu dari serangan jantung dan stroke di masa depan. Untuk ibu yang diberkati dengan banyak susu bersyukurlah dan memberikan ASI nutrisi yang terbaik untuk bayinya minimal 2 tahun. 

Apakah Memakai Bra Saat Tidur Berbahaya ?


Apakah Memakai Bra Saat Tidur Berbahaya ? Wanita perlu bra untuk menjaga bentuk payudara agar tidak mengganggu aktivitasnya. Biasanya seharian wanita akan memakai bra ketika di rumah bahkan kebanyakan wanita masih mengenakan bra ketika mau tidur.

Apakah kita pernah mendengar atau pernah membaca bahwa memakai bra saat tidur itu berbahaya ? Apakah benar memakai bra saat tidur berpengaruh besar pada keshatan ? Bagaimana kalau kita tidak terbiasa untuk melepas bra dan tetap memakai bra saat tidur ?

Menurut para ahli kesehatan, tidak ada penelitian untuk mendukung klaim bahwa memakai bra 24 jam selama seminggu penuh berakibat buruk bagi kesehatan. Holly Pederson, MD, Dokter payudara di Klinik Cleveland mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan memakai bra memiliki efek yang merugikan pada tubuh.
Banyak kabar yang beredar bahwa memakai bra saat tidur dapat meningkatkan potensi untuk mengembangkan kanker payudara. Tapi sayangnya, tidak ada bukti untuk mendukung klaim tersebut. Bahkan, sebuah studi kasus yang dilakukan pada tahun 2014 di Fred Hutchinson Cancer Research Center menemukan bahwa tidak ada aspek "menggunakan bra" yang berhubungan dengan potensial kanker payudara .

Dengan kata lain, tidak ada hubungannya sama sekali tentang mengenakan bra  apakah itu tentang ukuran payudara  ?seberapa sering memakai bra ?
Mengenakan bra berkawat atau tidak ?dari usia berapa Anda memakai bra ?
memakai bra saat tidur atau tidak ? dengan potensi kanker payudara.

Beberapa wanita percaya bahwa mengenakan bra siang dan malam mampu mempertahankan kepadatan dan bentuk payudara, itu sebabnya mereka masih memakai bra saat tidur. Ada juga yang lebih nyaman tidak mengenakan bra karena mereka merasa sesak saat mengenakan bra, dan sehingga tidur lebih nyenyak karena dada bisa bernapas bebas tanpa tekanan.


Apapun yang kita percaya, selama merasa nyaman melakukan keduanya, dan tidak peduli ingin memakai bra atau tidak saat tidur.

Jumat, 30 Desember 2016

Cara Mengatasi Vagina Yang Tak Sehat



Cara Mengatasi Vagina Yang Tak Sehat
Ada beberapa tanda-tanda kondisi kesehatan vagina kita terganggu atau tidak sehat seperti mengalami gatal, keluar keputihan yang berlebihan, kemerahan disekitar kewanitaan, munculnya lesi, bau, kering, dan selalu terjadi pendarahan setelah berhubungan intim.
[ lihat juga Tips Menjaga Agar Vagina Tetap Sehat Dan Bersih ]. Untuk mengatasi vagina yang tak sehat  ada beberapa cara yang dapat kita lakukan sebagai Berikut tips sederhananya.

1. . Hati-hati Memilih Celana Dalam

Celana dalam merupakan yang setiap hari kita pakai dan bersentuhan langsung dengan daerah kewanitaan kita. Untuk itu kita harus perhatikan dalam memilih celana dalam yang baik untuk kita pakai cari yang berbahan katun dan sutra. Jangan pakai celana dalam yang berbahan sintetis karena terdapat bahan kimia dan mengandung alergi hingga menyebabkan iritasi kulit kewanitaan sebaiknya kita menghindarinya atau jangan memakai celana berbahan tersebut.

2. Keseimbangan PH Harus Dijaga

Untuk membersihkan daerah kewanitaan kita harus berhati-hati agar bisa menjaga PH alami vagina kita yang jumlah normalnya 3.8-4.5. Tapi apabila vagina kita memiliki bau yang sangat kuat segera lah konsultasikan ke Dokter. Supaya kita tahu apa penyebabnya dan bagaimana cara kita mengatasinya.

3. Hati-hati Dalam Memilih Sabun

Jangan mencuci daerah kewanitaan dengan sembarangan sabun apalagi pakai sabun mandi karena kandungan yang terdapat di sabun bisa merusak PH alami di kewanitaan kita. Gunakan lah sabun yang dianjurkan dokter atau sabun yang tak menghambat PH alaminya.

4. Menghindari Junk Food

Makanan siap saji atau dikenal Junk food lebih beresiko untuk kewanitaan kita, hindari sebisa mungkin untuk memakannya biasakan perbanyak makan sayuran yang sehat alami.

5. Berhenti Merokok

Wanita perokok sangat rentan sekali mempunyai masalah dikondisi seputar kewanitaan, karena nikotin yang terdapat pada rokok bisa menutup pori-pori pada vulva dan memicu bau. Untuk wanita yang suka merokok Sebaiknya hentikan.

6. Diet Sehat

Melakukan diet bolah kita lakukan asal gizi makanan harus diperhatikan karena ada hubungannya dengan kesehatan vagina kita. Jangan lupa untuk mengkomsumsi jus cranberry dan yogurt ke dalam daftar menu diet kita. Karena Jus crandberry dan yogurt bisa mengobati infeksi ragi, kekeringan pada vagina, dan bisa meningkatkan asupan estrogen ke dalam vagina kita.


7. Sering Membilas Dengan Air Bersih


Sekarang ini dipasaran banyak produk pembersih kewanitaan yang bisa kita beli di berbagai toko-toki. Tapi sebenarnya dokter tidak yakin kalau produk tersebut aman 100% digunakan. Dikhawatirkan produk pembersih kewanitaan akan merusak PH alami vagina kita. Sebaiknya bagian kewanitaan kita harus benar-benar dibersihkan dengan air.

Tips Menjaga Agar Vagina Tetap Sehat Dan Bersih

Tips Menjaga Agar Vagina Tetap Sehat Dan Bersih. - Vagina wanita merupakan area intim yang paling rentan dengan kelembaban dan munculnya bakteri. Makanya kita sebagai wanita harus benar-benar memperhatikan kebersihan agar vagina tetap sehat, dengan menjaga keseimbangan asam didalam area intim wanita jangan sampai terlalu rendah atau terlalu tinggi maka bisa rentan terkena infeksi.

Nah, berikut ini ada beberapa tips menjaga agar vagina tetap sehat dan bersih yang harus diketahui wanita.

1. Mencukur rambut daerah kewanitaan
Menjaga agar daerah intim kita tetap sehat dan bersih kita perlu untuk mencukur rambut daerah kewanitaan kita, tapi memotongnya jangan sampai habis karena bisa menyebabkan infeksi hingga memudahkan masuknya bakteri dan kuman dalam vagina wanita.

2. Jangan menyemprotkan cairan ke vagina

Terkadang wanita suka menyemprotkan cairan wangi-wangian untuk menghindari bau pada vagina, padahal dokter sebenarnya tak sepakat karena cairan dikhawatirkan akan merusak PH alami dalam vagina. Kalau daerah intim wanita kita mengalami masalah sebaiknya konsultasikan kepada Dokter.

3. Hati-hati dalam memilih pembalut

Penting untuk wanita saat menstruasi harus berhati-hati dalam memilih pembalut yang baik. Sebaiknya memakai pembalut jangan lebih dari 4 jam karena bisa menyebabkan iritasi, ruam dan berkembangnya bakteri.

4. Gunakan celana berbahan katun

Perlu kita ketahui menggunakan celana ketat selain berbahan katun membuat kedap udara yang menimbulkan infeksi dan iritasi pada kulit.
5. Hindari sembelit

Ternyata mengalami sembelit merupakan salah satu pemicu vagina tak sehat, sebaiknya kita harus mengatasinya dengan cara banyak minum air putih dan banyak makan sayuran.

6. Hindari sabun berbahan kimia

Memilih sabun pembersih kewanitaan jangan pakai sembarang sabun apalagi berbahan kimia sangat berbahaya untuk vagina kita, pilih lah yang aman sesuai anjuran dokter.
7. Membersihkan vagina Anda setelah berhubungan intim

Hal ini harus dilakukan bertujuan untuk selalu menjaga kebersihan vagina kita, biar terhindar dari penyakit diarea dalam vagina.

8. Konsultasikan ke dokter

Kalau diarea intim kita merasa gatal, bau atau keluar cairan keputihan yang berwarna berbeda dari biasanya segera konsultasikan ke dokter untuk segera diatasi.

Sebagai seorang wanita untuk Menjaga kebersihan dan kesehatan vagina itu sangat penting bagi kita, karena daerah intim kewanitaan kita merupakan aset wanita yang harus dijaga kebersihannya, Oleh karenanya kita bisa melakukan tips menjaga agar vagina tetap sehat dan bersih seperti yang sudah dijabarkan diatas.   Baca juga Cara Mengatasi Vagina Yang Tak Sehat